Kata Pak Dokter anak saya laki-laki

Kata Pak Dokter anak saya laki-laki


Setiap orang yang berumah tangga selayaknya mendambakan momongan dan tidak sedikit yang menginginkan anaknya itu berjenis kelamin laki-laki. Salah satunya tentu saja saya yang sudah menjadi ayah sekitar 4 tahun setelah seorang putri (Arine) terlahir dari rahim istri tercinta. Walaupun saat Arine belum lahir, saya mendambakan anak laki-laki yang terlahir tetapi saya tetap menyayangi dia sepenuh kasih sayang orang tua. Laki-laki dan perempuan pun sama saja yang penting sehat, begitu khan?. Bagaimana kalau harus memilih laki-laki atau perempuan di anak pertama? tentu saja saya jawab saya ingin laki-laki. Alasannya? entahlah, mungkin karena iri juga melihat teman-teman, sahabat, kerabat yang anak pertamanya laki-laki hehehe.
Kata Pak Dokter anak saya laki-laki

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 1

Saya Baca Buku Aku Mau Ayah

Saya Baca Buku Aku Mau Ayah

Buku "Aku Mau Ayah" adalah buku terbaru yang mampir di pikiranku. Entah sudah sekian lama otakku tanpa sebuah naungan buku. Dari sekian lama itu kegiatan ngeblogku juga kocar kacir, karena aku berpendapat bahwa tulisan yang di keluarkan otak adalah hasil dari proses bahan-bahan yang masuk di dalamnya. Banyak Referensi dan diproses didalamnya lalu keluarlah tulisan di blog. Aku disini akan sedikit review Buku dengan judul yang mungkin sangat pas buatku yaitu "Aku Mau Ayah".

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 2

Diet saat hamil, wajarkah

Diet saat hamil, wajarkah

Sudah 2 bulan ini Bunda sedang hamil alias mengandung adek dari Arine, putri pertama saya. Sebelum kehamilan datang, bunda selalu berusaha melakukan diet walaupun tidak cukup keras. Dilihat dari cara makan, waktu makan dan makanan yang di konsumsinya, terpampang jelas usaha diet diterapkan. Tapi setelah kehamilan kedua ini, Bunda selalu bertanya pada saya apakah boleh atau diperbolehkan diet. Saya jawab sekenanya saja, jangan diet! kasihan dengan jabang bayi yang bunda kandung. Wajarkah bila diet saat hamil.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 0

Tentang Bayi

Semua Tentang Bayi

Bicara Tentang Bayi selalu menarik untuk dibicarakan. Berbagi tentang tips yang berhubungan dengan bayi sudah sekian lama saya ulas di sini. Tetapi, karena kesibukan saya sendiri sehingga update blog Semua Tentang Bayi ini sering tersendat. Silahkan pilih dan baca Tips dan berita seputar tentang bayi di blog ini.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 0

Pentingnya penerangan saat Belajar Membaca

Pentingnya penerangan saat Belajar Membaca

Belajar membaca adalah kegiatan yang sangat diperhitungkan oleh para orang tua terhadap anak balitanya. Saya sendiri pun demikian, Putri pertama saya, Arine, kami ajari belajar membaca. Dengan meja belajar bikinan omnya, Arine kelihatan sangat bersemangat. Kami juga antusias untuk mengajarinya.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 7

Jual rumah dan beli yang baru untuk keluarga

Rumah baru untuk keluarga

Saya terkejut setelah rumah saya yang sudah 3 tahun ini kami tinggali ditawar oleh seseorang karib yang dulunya adalah teman sekantor. Harga yang ditawarkan oleh dia bisa dikatakan fantastis menurut kami. Ragu juga melepas rumah ini karena kami bertiga, saya, istri dan Arine-anak saya sudah menyatu dengan tempat tinggal kami ini.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 0

Blogilicious de Surabaya

Blogilicious de Surabaya dan modernisasi periklanan Indonesia




Sudah lewat sehari yang lalu Blogilicious de Surabaya berakhir. Selama dua hari saya ikuti bersama teman-teman blogger atau calon blogger baik yang sudah tergabung dalam jaringan periklanan idblognetwork ataupun yang belum. Penyelenggaraan Blogilicious de Surabaya bisa dikatakan cukup sukses terlihat dari kemeriahan dan keragaman para peserta yang mencapai 300 orang.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 12

Hari Pertama masuk Paud (PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI)

Hari pertama Arine masuk Paud (PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
) memberikan gambaran tersendiri bagi kami. Ini memang program pendidikan formal pertama yang di ikuti oleh anak saya tersebut. Dengan seragam dominant warna biru, sangat lucu kelihatannya. Dulu saya berpendapat bahwa Program PAUD hanya untuk orang yang tidak mampu. Tetapi saya salah besar. PAUD merupakan program pemerintah untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan melalui jalur formal seperti Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA) dan bentuk lain yang sederajat, serta jalur pendidikan non-formal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sederajat, dan jalur informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.

Arine Hari Pertama masuk Paud 3Berikut adalah saduran dari

Rencana Strategis Departemen Pendidikan Nasional, Menuju Pembangunan Pendidikan Nasional Jangka Panjang 2025.
Program ini bertujuan agar semua anak usia dini (usia 0-6 tahun), baik laki-laki maupun perempuan memiliki kesempatan tumbuh dan berkembang optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya, sesuai tahap-tahap perkembangan atau tingkat usia mereka.

PAUD juga merupakan pendidikan persiapan untuk mengikuti jenjang pendidikan sekolah dasar. Secara lebih spesifik, program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan melalui jalur formal seperti Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA) dan bentuk lain yang sederajat, serta jalur pendidikan non-formal berbentuk Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA) atau bentuk lain yang sederajat, dan jalur informal berbentuk pendidikan keluarga atau pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan.


1. Pemerataan dan Perluasan Akses.
Pemerataan dan perluasan akses akan diupayakan bersama-sama oleh pemerintah dan swasta, dimana pemerintah lebih berkonsentrasi pada pendidikan formal TK/RA dan mendorong swasta melakukan perluasan PAUD non-formal (KB, TPA). Perluasan oleh pemerintah antara lain juga dilakukan dengan mendirikan model-model atau rintisan penyelenggaraan PAUD yang disesuaikan dengan kondisi daerah/wilayah. Pada tahun 2009, pemerintah menargetkan APK pra sekolah mencapai 45%. Perluasan akses PAUD akan dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan berikut.

Arine Hari Pertama masuk Paud 1Penyediaan sarana/prasarana PAUD oleh pemerintah dilaksanakan dengan pembangunan USB TK, dan mengembangkan model atau rintisan penyelenggaraan PAUD yang sesuai dengan kondisi lokal. Target yang akan dicapai lembaga PAUD formal pada tahun 2009 sekurang-kurangnya satu TK, termasuk TK Pembina di setiap kecamatan. Sedangkan target lembaga PAUD non-formal, sekurang-kurangnya satu PAUD (Taman Penitipan Anak atau Kelompok Bermain atau Satuan PAUD Sejenis) di setiap desa.

Arine Hari Pertama masuk Paud 2Penyediaan biaya operasional pendidikan diberikan dalam bentuk subsidi kepada penyelenggara PAUD baik negeri maupun swasta, terutama pada lembaga yang peserta didiknya sebagian besar berasal dari keluarga miskin. Target yang ingin dicapai pada tahun 2009 adalah lebih dari 50% lembaga PAUD yang siswanya berasal dari keluarga miskin dapat dibiayai oleh pemerintah.

Mendorong peran serta masyarakat dilakukan untuk menumbuhkan minat masyarakat (demand side) dalam menyelenggarakan lembaga PAUD, termasuk bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, organisasi lain serta PT melalui subsidi imbal swadaya, kemudahan perizinan, dan bantuan fasilitas.
Pengembangan “TK-SD Satu Atap”; bagi SD yang memiliki fasilitas mencukupi didorong untuk membuka lembaga TK yang terintegrasi dengan SD (TK-SD Satu Atap) melalui subsidi pembiayaan secara kompetitif.

2. Peningkatan Mutu, Relevansi, dan Daya Saing.
Peningkakan mutu, relevansi, dan daya saing PAUD akan dilaksanakan melalui kegiatan-kegiatan berikut.

Pengembangan menu generik pembelajaran dan penilaian merupakan kegiatan yang menyangkut pengembangan kurikulum, khususnya materi bahan ajar, model-model pembelajaran, dan penilaian. Pengembangan disesuaikan dengan tahap-tahap perkembangan anak didik, perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, estetika, dan etika, peningkatan kualitas dan kreativitas peserta didik dan pendidik PAUD. Termasuk dalam kegiatan ini ialah pengembangan proses pembelajaran melalui pengadaan alat belajar, alat bermain, dan alat pendidikan, serta penyelenggaraan akreditasi khususnya untuk TK. Muatan pendidikan pada anak-anak usia dini ditekankan pada seluruh aspek kecerdasan termasuk emosi, mental, dan spiritual, yang diarahkan pada penghayatan atas nilai-nilai dan karakter positif, serta kesiapan masuk sekolah.

Pengembangan program PAUD model sebagai rujukan bagi pengembangan PAUD yang diselenggarakan oleh swasta yang kualitasnya masih di bawah standar. Target pada tahun 2009 sekurang-kurangnya satu program PAUD Model setiap kabupaten/kota.
Peningkatan kapasitas institusi dan sumberdaya penyelenggara dan satuan PAUD. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan manajemen secara efektif dan efisien, sehingga mampu memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal.

Pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan PAUD. Pemerintah mentargetkan sekitar 59 ribu orang telah terlatih sebagai tenaga pengelola dan pendidik PAUD, dan sebanyak lebih dari enam ribu Guru, Kepala TK, dan Pembina akan mendapat pendidikan dan pelatihan sampai dengan tahun 2009. Di samping itu, diberikan subsidi bagi tenaga pendidik PAUD non-formal satu orang di setiap lembaga perintisan.

3. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Pencitraan Publik.
Peningkatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang PAUD diarahkan pada bagaimana partisipasi masyarakat dalam melakukan kontrol dan evaluasi kinerja PAUD dapat mengambil peran makin nyata dan efektif. Untuk itu akan dilakukan peningkatan advokasi, sosialisasi/pemasyarakatan dan pembudayaan pentingnya PAUD kepada orangtua, masyarakat dan pemerintah daerah. Penyediaan data dan sistem informasi PAUD, serta peningkatan kerja sama stakeholder pendidikan, merupakan faktor pendukung untuk membangun kesamaan persepsi, pencitraan yang positif, dan kebersamaan tanggung jawab dalam pengelolaan PAUD yang akuntabel.

Setelah di baca saduran di atas, mungkin kita dapat melihat keseriusan pemerintah dalam hal ini DEPDIKNAS dalam mempersiapkan generasi kuat sesuai dengan potensi yang di miliki oleh masing-masing anak Indonesia, meskipun pendidikan orang tua sendiri tidak kalah pentingnya atas perkembangan putra-putrinya di masa depan.
Semoga anak Indonesia menjadi lebih baik ke depannya.
Semoga bermanfaat.

by Heru Budianto · 1

Ponsel untuk anak kita

Ponsel untuk anak kita



Sekarang anak saya sudah mencapai 3 tahun lebih. Jangan mengira bahwa dia tidak bisa menggunakan Ponsel, salah besar. Dia sudah bisa menggunakan ponsel walaupun sms belom bisa. Tapi untuk mengangkat Ponsel dan mengakhiri pembicaraan ponsel sangat bisa lho. Lalu kapan ya memberi dia ponsel sendiri? Mari cari tahu jawabannya.

Baca Selanjutnya...

by Heru Budianto · 0

Semua tentang Bayi
Copyright © 2011 Semua Tentang Bayi Jadikan anak Indonesia lebih baik.
jual rpp | rpp berkarakter sd | rpp berkarakter smp